18 Oktober 2012,
 5

Pendaftaran NPWP secara online atau dikenal dengan e-registration adalah aplikasi yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak untuk mempermudah Wajib Pajak membuat NPWP tanpa harus datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) domisili mereka. Berikut adalah tahapan cara pembuatan NPWP yang dilakukan secara online:

  1. Buka situs Direktorat Jenderal Pajak http://www.pajak.go.id
  2. Klik pada menu yang bertuliskan e-registration.
  3. Buka account baru Wajib Pajak yang berisikan username dan password.
  4. Login ke menu e-registration dengan menuliskan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.
  5. Pilih jenis Wajib Pajak yang sesuai (Orang Pribadi, Badan, atau Bendaharawan).
  6. Isi formulir permohonan pendaftaran dengan lengkap dan benar, kemudian klik “daftar” setelah formulir selesai diisi. Bila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.
  7. Cetak formulir yang telah diisi dengan lengkap dan cetak surat keterangan terdaftar sementara.
  8. Kirim formulir registrasi Wajib Pajak, surat keterangan terdaftar sementara, dan persyaratan lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar, atau melalui kantor pos tercatat.
  9. Ambil Surat Keterangan Terdaftar (SKT), NPWP dan/atau Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP) bagi Wajib Pajak yang mendaftarkan usahanya sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) di KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Dokumen yang diperlukan untuk pedaftaran NPWP online adalah sebagai berikut:

Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP):

Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi orang Indonesia dan paspor bagi orang asing.

Untuk Wajib Pajak Badan:

  1. Akte pendirian dan perubahan atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap.
  2. NPWP pimpinan atau penanggung jawab Badan.
  3. KTP bagi penduduk Indonesia dan paspor bagi penduduk asing sebagai penanggung jawab.

Untuk bendahara sebagai Wajib Pajak sebagai pemungut/pemotong:

  1. Surat penunjukan sebagai bendahara.
  2. KTP bendahara.

Untuk Join Operation (JO) sebagai pemungut/pemotong:

  1. Perjanjian kerja sama/akta pendirian sebagai Join Operation, KTP bagi penduduk Indonesia dan paspor bagi penduduk asing sebagai penanggung jawab.
  2. NPWP pimpinan/penanggung jawab Join Operation (JO).

Sumber: http://www.pajakonline.com/engine/artikel/art.php?artid=4524

5 responses on “Tata Cara Pembuatan NPWP Online

  1. putro mengatakan:

    mb’ ijin untuj dijadiin referensi kuliah ya
    thanks

  2. makasih atas infonya….

  3. bayu kusanagi mengatakan:

    saya ada kendala pada saat registrasi, terdapat isian No.Register , saya tidak tahu itu hrs diisikan apa ?
    Mohon penjelasannya.

  4. sena mengatakan:

    makasiiii informasinya :)

Tinggalkan Balasan