12 September 2012,
 0

Menurut UU No. 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas (UUPT), modal perseroan terbatas (PT) terdiri dari modal dasar (authorized capital), modal ditempatkan (issued capital), dan modal disetor (paid up capital) yang diwujudkan dalam sekumpulan saham. UUPT menetapkan nilai minimum modal dasar sebesar 50 juta rupiah serta nilai minimum modal ditempatkan dan modal disetor sebesar 25% dari modal dasar. Nilai minimum modal dasar dapat dinaikkan oleh undang-undang yang mengatur kegiatan usaha tertentu.

Berikut penjelasan ringkas tentang tiga jenis modal tersebut:

  • Modal dasar adalah seluruh nilai perusahaan yang disebutkan dalam anggaran dasar. Modal ini bukan merupakan nilai riil modal dan digunakan untuk menentukan kelas perusahaan.
  • Modal ditempatkan adalah kesanggupan para pemegang saham untuk menanamkan modalnya di perusahaan dan biasanya berbentuk persentase dari modal dasar. Modal ini bukan merupakan nilai riil modal karena hanya menunjukkan komitmen para pemegang saham.
  • Modal disetor adalah modal riil yang telah benar-benar disetor ke perusahaan dalam bentuk uang dan/atau bentuk lain yang dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah.

Berdasarkan peraturan ini, dalam praktiknya kita harus menyiapkan uang tunai sebesar minimum Rp12,5 juta (25% dari Rp50 juta) sebagai modal disetor. Uang itu selanjutnya disetor ke rekening perusahaan dan bukti setornya digunakan sebagai bukti penyetoran modal disetor. Akta pendirian perusahaan selanjutnya mencantumkan nilai-nilai tersebut berikut komposisi pemegang saham perusahaan.

Rujukan:

Tinggalkan Balasan