18 Oktober 2012,
 0

Sumber gambar: Wikimedia Commons

Dalam statistika dan probabilitas, simpangan baku atau deviasi standar adalah ukuran sebaran statistik yang umum digunakan. Simpangan baku mengukur bagaimana nilai-nilai data tersebar atau dapat juga didefinisikan sebagai rata-rata jarak penyimpangan titik-titik data diukur dari nilai rata-rata data tersebut. Semakin kecil nilai sebaran berarti variasi nilai data makin sama. Jika sebaran bernilai 0, nilai semua data adalah sama. Semakin besar nilai sebaran berarti data semakin bervariasi. Simpangan baku disebut juga sebagai akar kuadrat varians. Bilangan dalam simpangan baku bersifat positif dan memiliki satuan yang sama dengan data. Misalnya, jika suatu data diukur dalam satuan meter, simpangan baku juga diukur dalam meter pula. Di bawah ini terdapat dua jenis rumus untuk mengukur simpangan baku, yaitu simpangan baku populasi dan simpangan baku sampel.

Simpangan Baku Populasi

Simpangan baku untuk populasi disimbolkan dengan σ (sigma) dan didefinisikan dengan rumus:

sigma = sqrt{frac{1}{N} sum_{i=1}^N (x_i - overline{x})^2}

Keterangan:

  • σ = deviasi Standar
  • x = data ke N
  • x bar = nilai rata-rata x
  • N = banyaknya data

Simpangan Baku Sampel

Simpangan baku untuk sampel disimbolkan dengan s dan didefinisikan dengan rumus:

s = sqrt{frac{1}{N-1} sum_{i=1}^N (x_i - overline{x})^2}

Keterangan:

  • S = deviasi standar
  • x = data ke N
  • x bar = nilai rata-rata x
  • N = banyaknya data

Rujukan:

Tinggalkan Balasan