10 September 2012,
 0

Sumber gambar: DART

Penerbangan telah berubah dari percobaan pesawat kecil menjadi industri transportasi utama dengan investasi besar dan risiko yang sangat besar pula. Dalam waktu tertentu, sejumlah penerbangan datang dan berangkat bersama-sama dengan ratusan atau ribuan penumpang yang kerap kali mengganti jadwal penerbangannya.

Risiko dalam operasional penerbangan sebagian besar terkait dengan teknologi dan prosedur. Perlu diperhatikan hal-hal seperti pengisian energi pada pesawat, kontrol lalu lintas di udara, cuaca buruk, kemungkinan kesalahan manusia, dan lain-lain.

Keselamatan di darat pada bandara juga sangat penting karena cepatnya perputaran pesawat di bandara yang sangat sibuk, sangat mahalnya kendaraan di bandara, serta besarnya volume energi atau konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan. Kebakaran dalam pengisian energi pada pesawat dapat terjadi hanya dalam hitungan menit.

Ancaman teroris dan kerentanan pesawat membuat keamanan penerbangan sangat penting. Kegiatan penerbangan di udara terkait komunikasi, satelit navigasi, dan aktivitas lain di udara menjadikan penerbangan sebagai kegiatan yang berisiko sangat tinggi.

Maka dari itu, sangat diperlukan satu aktivitas manajemen risiko pada maskapai penerbangan yang berkomitmen untuk terus menerus mengembangkan pengetahuan pada bisnis penerbangan, yaitu di antaranya dengan mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan risiko yang terjadi pada setiap proses penerbangan.

Tinggalkan Balasan