25 Oktober 2012,
 0

Sumber gambar: eHow

“Wherever there is light there is also darkness. As long as the concept of ‘Winner’ exist, there will be losers too. These are all casual relationships”.

Suatu kejadian tertentu ada penyebabnya, setiap sebab mengundang akibat.

Setelah membaca kutipan di atas, saya menjadi tertarik untuk mencari asal muasal teori sebab akibat. Ada 3 teori yang merupakan awal dari terbentuknya teori kasualitas ini, yaitu teori syarat, teori khusus, dan teori yang menggeneralisasi.

1. Teori syarat atau condition sine qua non

Teori ini ditemukan oleh Von Buri pada tahun 1873. Teori ini mengatakan bahwa suatu kejadian yang merupakan akibat ditimbulkan oleh beberapa peristiwa atau keadaan atau faktor yang satu sama lain merupakan suatu rangkaian yang berhubungan. Apabila terjadi suatu akibat, seluruh peristiwa yang mendahuluinya dapat dikatakan sebagai penyebab.

Contoh kasus:

Peristiwa 1 : A memukul B sampai luka, A lari.

Peristiwa 2 : B naik taksi ke rumah sakit. Taksi mengebut dan jatuh ke sungai yang deras.

Peristiwa 3 : B tenggelam dan mati.

Jika kita memacu pada teori Van Buri, A dapat dipersalahkan terhadap kematian B.

Akibat: B tenggelam dan mati.

Penyebab: A memukul B sampai luka dan taksi ngebut.

Sumber: Modul Hukum Pidana – Endah Lestari D., SH, MH.

Tinggalkan Balasan