24 Oktober 2012,
 1

Sumber gambar: CIO Weblog

Pada pembahasan sebelumnya mengenai Enterprise Resource Planning (ERP), saya telah menjelaskan sistem yang dipakai di industri manufaktur dan jasa. Sistem aplikasi (software) berbasis ERP di dunia beragam, tetapi saya akan membandingkan kelebihan dan kekurangan dua software yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, yaitu SAP dan Oracle.

SAP

SAP AG adalah singkatan dari Systeme, Andwendugen, Produkte in der Datenverarbeitung, yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi Systems, Applications, Products in Data Processing. SAP sebagai Systemanalyse und Programmentwicklung (Sistem Analisis dan Program Pembangunan) dibuat oleh lima mantan IBM insinyur di Mannheim, Baden-W├╝rttemberg (Dietmar Hopp, Hans-Werner Hector, Hasso Plattner, Klaus E. Tschira, dan Claus Wellenreuther) pada tahun 1972. Untuk pengguna SAP di Indonesia sendiri, berikut daftar perusahaan yang menggunakan SAP di Indonesia.

Kelebihan

1. Terintegrasi.

2. Modul sangat lengkap. Modul dapat mencakup ke semua lini bagian perusahaan.

3. Access control. Merupakan suatu nilai tambah yang memiliki nilai yang tinggi, dimana perusahaan bisa menggabungkan dan mengembangkan semua aplikasi yang ada dan dibutuhkan perusahaan.

4. Connectibility. SAP menghubungkan semua lini produksi dan seluruh departemen di perusahaan.

5. Portabilitas. Antarmuka pengguna (user interface) menggunakan beragam bahasa pemrograman lain, seperti JAVA, PHP, Visual Basic, ASP, VB.net, Lotus Script, dan Delphi.

6. Penguasa pasar produk ERP.

7. Menggunakan arsitektur 3-tier. Modul tersebut dapat digunakan secara terpisah yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

8. SAP mendukung transaksi perdagangan elektronik (e-commerce) melalui internet.

Kekurangan

1. Kelengkapan data entry dan batas waktunya yang menuntut kedisiplinan penggunanya.

2. Perangkat lunak kompleks, baik dalam pelaksanaan maupun pemanfaatan implementasi.

3. Biaya perangkat lunak yang tinggi, terutama ketika menggunakan jasa profesional yang tinggi dan biaya pemeliharaan.

4. Sulit dan implementasi aplikasi perangkat lunak risiko tinggi.

5. Tingginya biaya perawatan perangkat lunak berulang dan biaya upgrade software.

6. Waktu untuk menyebarkan.

7. Akses data.

Oracle

Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 di San Fransisco (Amerika) oleh tiga orang programmer, yaitu Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison.

Kelebihan

1. Menawarkan berbagai produk dalam bentuk suite package Oracle ERP yang didukung dengan layanan konsultasi, pendidikan, dan dukungan sistem.

2. Berfokus pada solusi E-business.

3. Client/server environment. Oracle memisahkan proses antara database server dan aplikasi client.

4. Ukuran database yang besar dan pengaturan space Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga jumlahnya terabyte.

5. Multiuser. Oracle mendukung pelayanan banyak user, yang terkoneksi pada waktu yang sama, dan mengakses data yang sama.

6. Connectibility. Oracle dapat menggunakan berbagai sistem operasi dalam suatu jaringan untuk mengakses data.

7. High transaction processing performance. Oracle dapat mengatur sistem agar pemrosesan data dapat berjalan dengan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak pada suatu waktu.

8. Availability. Oracle dapat menjalankan database secara terus menerus (24 jam sehari). Pemisahan sistem komputer dan proses backup dapat dilakukan secara on line, tanpa harus mematikan database.

9. Manajemen keamanan yang baik. Oracle memiliki fitur yang baik untuk membatasi dan memonitor akses data.

10. Database enforced integrity. Oracle mempunyai kontrol untuk mengendalikan data mana saja yang dapat diterima database.

11. Portabilitas. Oracle dapat berjalan di berbagai sistem operasi, baik Linux, Windows, maupun Unix.

12. Distributed system. Oracle dapat memisahkan databasenya dalam komputer-komputer yang secara fisik terpisah.

13. Replicant environment. Oracle mampu menduplikasi database object dalam lokasi server yang berbeda-beda.

Kekurangan

1. Struktur aplikasi yang hanya untuk perusahaan yang berbasis web dengan hanya memiliki satu jenis yaitu ERP.

2. Pangsa pasar untuk kalangan atas karena harga lisensi yang mahal namun Oracle compatible dengan Windows, Mac OS X, dan Linux.

3. Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal.

4. Terlalu sulit dan lambat dalam penggunakan.

5. Beroperasi pada satu database.

Pertimbangan pemilihan

Setelah kita sama-sama melihat mengenai kelebihan dan kekurangan dari dua software tersebut, dalam pemilihan software yang akan dipakai di dalam perusahaan nantinya, sebaiknya kita mempertimbangkan:

1. Analisis software. Pastikan sistem yang dipergunakan sesuai bisnis proses perusahaan.

2. Analisis modal biaya. Penerapan suatu sistem akan memakan banyak biaya.

3. Analisis tenaga manusia. Kesiapan pengguna dalam menjalankan sistem telah didukung oleh tenaga ahli yang mendukung.

Rujukan:

1. SAP AG

2. Oracle

3. Oracle vs SAP-R3 di Indonesia

4. Perbedaan software ERP Oracle dan SAP

5. Kolaborasi Oracle SAP tawarkan solusi

One response on “SAP vs Oracle

  1. Nanda Maya Utari mengatakan:

    Saya tertarik dengan tulisan Anda. Saya juga mempunyai informasi mengenai basis data Oracle dan pendaftaran kursus Oracle yang bisa Anda kunjungi di http://lpug.gunadarma.ac.id/sertifikasi/owdp/eng/welcome

Tinggalkan Balasan