2 Oktober 2012,
 1

Pernahkah Anda memperhatikan papan besar penunjuk nama SPBU? Di SPBU wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31-XXXXX atau 34-XXXXX. Itu bukan kode buntut! Angka awal pertama menandakan kode wilayah, sedangkan angka kedua mengandung arti kepemilikan. Kepala 3 berarti SPBU tersebut berdomisili di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan sekitarnya. Kalau kepala 5, sepertinya untuk daerah Surabaya. Jika digit kedua berupa angka 1, berarti kepemilikan Pertamina sendiri, sedangkan jika berupa angka 4 berarti kepemilikan swasta atau dealer. Jadi, untuk mengetahui kepemilikan Pertamina, yang terpenting adalah angka keduanya menunjukkan angka 1, tidak masalah berapa pun angka pertamanya karena itu kode penunjukan wilayah.

Menurut situs Pertamina, sebenarnya ada tiga kategori SPBU, yaitu:

  1. COCO (Corporate Owner Corporate Operate)
  2. CODO (Corporate Owner Dealer Operate)
  3. DODO (Dealer Owner Dealer Operate).

Karena dikendalikan oleh Pertamina, kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, dari sisi bisnis bisa dimengerti bahwa karena ingin cepat balik modal, pengusaha swasta bisa jadi berlaku curang. Disarankan untuk mengisi bensin di SPBU yang dimiliki Pertamina (angka keduanya 1) karena quality control yang dimiliki cukup bagus. Menurut opini para sopir taksi dan orang-orang yang melakukan pengisian bahan bakar kendaraan, pom bensin yang berkode 31 (angka kedua 1) takarannya sesuai, sedangkan pom bensin yang berkode 34 agak berbeda, meskipun punya tanda “PASTI PAS”. Masyarakat pun berpendapat bahwa pom bensin yang berkode 31 memiliki kualitas bensin yang lebih baik dibandingkan dengan pom bensin yang berkode 34.

One response on “Pom Bensin

  1. aida mengatakan:

    minta pendapatnya mengenai pengelolaan msdm spbu secara profesional kayak gmn gan??

Tinggalkan Balasan