3 September 2012,
 2

Sumber gambar: Chivo Carol

Piutang dagang adalah tagihan yang timbul dari penjualan kredit barang atau jasa dalam suatu perusahaan atau organisasi. Apabila suatu perusahaan atau organisasi mempunyai hubungan jual beli dengan suatu pihak sehingga terdapat piutang dagang dan utang dagang atau utang lainnya, penulisan dalam neraca tidak boleh dikompensasi, tetapi harus dinyatakan secara terpisah.

Piutang dagang muncul ketika penjualan terjadi, tetapi perusahaan belum menerima kas. Besarnya piutang dagang tergantung dari penjualan kredit per periode dan lamanya periode pengumpulan piutang. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan atau organisasi mempunyai penjualan rata-rata sebesar Rp 1 juta per hari, kemudian periode pengumpulan piutang adalah 30 hari, piutang dagang perusahaan atau organisasi tersebut saat kondisi sudah mulai stabil adalah Rp 1 juta x 30 hari = Rp 30 juta. Jika kebijakan kredit perusahaan atau organisasi berubah, misalnya tingkat penjualan kredit dikurangi atau periode pengumpulan piutang dipercepat, piutang dagang perusahaan tersebut juga akan berubah.

2 responses on “Piutang Dagang

  1. ruslan mengatakan:

    exellent.. your blog/

  2. teresia mengatakan:

    bagus menembah pengetahuan

Tinggalkan Balasan