25 September 2012,
 0

Sumber gambar: 123RF

Risiko merupakan suatu potensi kejadian yang menyimpang dari apa yang diharapkan. Risiko identik dengan kerugian. Bilamana tidak ada kemungkinan kerugian, tidak berarti ada risiko. Terdapat dua faktor yang bekerja sama menimbulkan kerugian, yaitu bencana (peril) dan bahaya (hazard).

Bencana adalah penyebab penyimpangan peristiwa dari yang diharapkan. Bencana ini merupakan penyebab langsung terjadinya kerugian. Contoh bencana adalah banjir, tanah longsor, kebakaran, pencurian, kematian, dll. Sebaliknya, bahaya adalah keadaan yang melatarbelakangi terjadinya kerugian oleh suatu bencana. Bahaya meningkatkan potensi kerugian. Contoh bahaya adalah mendirikan bangunan tinggi di daerah gempa tanpa menggunakan konstruksi tahan gempa, membangun gedung tanpa dilengkapi dengan APAR, dll.

Referensi: Kasidi. (2010). Manajemen Risiko. Ghalia Indonesia.

Tinggalkan Balasan