3 Juli 2012,
 0

Perencanaan strategis adalah komponen dari sistem manajemen strategis yang dirancang untuk menerangkan sasaran dan tujuan organisasi, menentukan kebijakan terkait pengalokasian sumber daya, serta menetapkan dasar kebijakan dan keputusan ke dalam komitmen yang spesifik. Keluaran utama dari perencanaan strategis diharapkan merupakan sebuah panduan yang di dalamnya termuat rencana detil dan program yang dirancang untuk mencapai tujuan organisasi.

Ada dua tipe perencanaan dasar menurut James AF Stoner dan R. Edward Freeman, 1994: (http://ovalhanif.wordpress.com/2009/04/21/perencanaan-strategis-strategic-planning/)

  1. Perencanaan strategis, yaitu perencanaan yang dilakukan oleh para manajer puncak dan menengah untuk mencapai tujuan organisasi yang lebih luas, dan
  2. Perencanaan operasional, yaitu perencanaan yang memperlihatkan bagaimana perencanaan strategis akan diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari.

Dalam konteks organisasi pemerintah (BUMN) perencanaan strategis dituangkan ke dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) yang berisikian tujuan dan sasaran organisasi yang hendak dicapai dalam kurun waktu 5 tahun. Perencanaan tersebut lalu diturunkan ke tingkat yang lebih operasional yaitu Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yaitu penjabaran pertahun dari rencana jangka panjang.

Detil aturan penyusunan RJP dan RKAP untuk organisasi pemerintah (BUMN) dapat merujuk pada:

  1. KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR : KEP-102/MBU/2002 TENTANG PENYUSUNAN RENCANA JANGKA PANJANG BADAN USAHA MILIK NEGARA 
  2. KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR : KEP-101/MBU/2002 TENTANG PENYUSUNAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN PERUSAHAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA

Tinggalkan Balasan