1 November 2012,
 0

Sumber gambar: OLX

Pengertian sekretaris adalah orang yang tugasnya membantu seorang eksekutif atau pimpinan. Apabila ditinjau secara etimologi, sekretaris berasal dari kata “secretum” yang berarti “rahasia”, atau seceretarius atau secretarium, yang berarti seorang yang diberi kepercayaan memegang rahasia. Pengertian umum kata sekretaris mempunyai arti sama dengan penulis (notulen), tetapi penulis di sini adalah pengertian pada seseorang yang mempunyai tugas sangat berkaitan dengan tulis-menulis atau catat-mencatat dari suatu kegiatan perkantoran atau perusahaan. Jadi, pekerjaan seorang sekretaris adalah membantu pimpinan agar pimpinan kantor atau perusahaan dapat melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien.

Berikut beberapa penggolongan sekretaris berdasarkan ruang lingkup dan tanggung jawab:

Sekretaris eksekutif: Sekretaris yang juga berfungsi sebagai manajer karena secara langsung atau nyata menjalankan fungsi manajer eksekutif yang memiliki bawahan. Sekretaris eksekutif ini pada umumnya merupakan sekretaris untuk satu unit organisasi, misalnya sekretaris dewan, sekretaris jenderal, sekretaris wilayah, sekretaris inspektorat jenderal, sekretaris yayasan, dan lain-lain.

Sekretaris pribadi: Seorang yang mengerjakan kegiatan perkantoran untuk membantu orang tertentu dan bersifat pribadi. Sekretaris dalam pengertian ini bukan pegawai atau staf dari suatu organisasi atau perusahaan, melainkan orang yang diangkat dan digaji oleh perorangan. Seorang sekretaris pribadi harus selalu berusaha untuk mengenal sifat-sifat dan pribadi pimpinannya sendiri, baik itu adat kebiasaan, kegemaran atau hobi, mapun kelebihan dan kekurangan pimpinan. Sebagai sekretaris pribadi, tidak berarti bahwa ia tidak bertanggung jawab kepada unit kerjanya, tetapi ia tetap terikat kepada status kepegawaiannya.

Berikut penggolongan sekretaris berdasarkan kemampuan dan pengalaman kerja:

Sekretaris senior: Sekretaris yang sudah memiliki banyak pengalaman yang mantap serta dapat berdiri sendiri dalam mengatasi masalah yang timbul di dalam pelaksanaan tugasnya.

Sekretaris junior: Sekretaris yang baru memulai kariernya atau baru bekerja dan belum mempunyai banyak pengalaman karena baru keluar dari pendidikan sekretaris. Sekretaris junior ini perlu banyak belajar dan bimbingan dari seorang sekretaris senior untuk memperoleh tambahan ilmu dan pengalaman.

Rujukan : Nita Ariska, Sekretaris, Jakarta 2009

Tinggalkan Balasan