31 Juli 2012,
 0

Sumber: Ecommerce News Asia

Setiap kegiatan yang memerlukan uang atau ingin melakukan penggantian uang pribadi terkait dengan keperluan kantor atau keperluan pekerjaan di PT APB Indonesia terdapat proses permintaan uangnya. Prosesnya adalah melakukan pengisian pada sistem i-office dan lembar bukti pengeluaran uang. Saya akan menjelaskan tata cara pengisian dari masing-masing pengisian tersebut:

1. Pengisian di i-office

Setiap karyawan di PT APB Indonesia dapat membuka sistem i-office di website www.i-office.apb-group.com dan masing-masing dari mereka memiliki user name dan password untuk dapat masuk ke dalam sistem i-office tersebut. Setelah sistem terbuka, untuk melakukan permintaan uang, klik menu pengelolaan, lalu pilih permintaan uang. Kemudian, pilih menu buat baru untuk membuat permintaan uang baru. Di dalam menu tersebut terdapat kolom-kolom yang harus diisi oleh peminta uang. Kolom-kolom yang harus diisi antara lain:

  • Tanggal permintaan (Tanggal diisinya permintaan uang)
  • Diajukan oleh (Pembuat permintaan uang)
  • Jenis Biaya (Keperluan kantor atau proyek)
  • Pos Biaya (Pilih keterangan masuk ke dalam kriteria apa)
  • Keterangan (Keperluan pengeluaran uang untuk apa)
  • Permintaan Biaya (Jumlah uang yang diperlukan)
  • Status (Diisi oleh yang berhak menyetujui)
  • Jenis Kas (Termasuk kas besar atau kas kecil)

2. Pengisian di lembar bukti pengeluaran uang

Setiap karyawan dapat memperoleh lembar bukti pengeluaran uang di meja bagian keuangan. Di dalam lembar tersebut terdapat kolom-kolom sebagai berikut:

  • Tanggal
  • Nomor
  • Keterangan
  • Referensi
  • Jumlah
  • Dibuat oleh
  • Diterima oleh
  • Disetujui oleh
  • Diperiksa oleh

Tinggalkan Balasan