10 September 2012,
 0

Pada dasarnya pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT), baik SPT Masa maupun SPT Tahunan, dapat dilakukan sebelum adanya pemeriksaan. Namun demikian, ternyata walaupun sudah dilakukan pemeriksaan, Wajib Pajak masih dapat membetulkan SPT asalkan belum diterbitkan Surat Ketetapan Pajak. Artinya, Wajib Pajak dapat melakukan pembetulan SPT selama berlangsungnya pemeriksaan. Walaupun Direktur Jenderal Pajak telah melakukan pemeriksaan, dengan syarat belum diterbitkan Surat Ketetapan Pajak, Wajib Pajak dengan kesadaran sendiri dapat mengungkapkan dalam laporan tersendiri tentang ketidakbenaran pengisian SPT yang telah disampaikan sesuai keadaan yang sebenarnya, yang dapat mengakibatkan:

  1. pajak-pajak yang masih harus dibayar menjadi lebih besar atau lebih kecil.
  2. rugi berdasarkan ketentuan perpajakan menjadi lebih besar atau lebih kecil.
  3. jumlah harta menjadi lebih besar atau lebih kecil.
  4. jumlah modal menjadi lebih besar atau lebih kecil.

Pembetulan setelah pemeriksaan hanya boleh dilakukan apabila pajak yang harus dibayar menjadi lebih besar, rugi menjadi lebih kecil, harta menjadi lebih besar, atau modal menjadi lebih besar. Perbedaan antara pembetulan sebelum pemeriksaan dan pada saat pemeriksaan ternyata terletak pada jenis dan besarnya sanksi. Pada pembetulan setelah pemeriksaan, sanksinya adalah sanksi bunga apabila terjadi kekurangan bayar. Sebaliknya, sanksi pada saat pemeriksaan apabila terjadi kekurangan bayar adalah sanksi kenaikan sebagaimana diatur dalam undang-undang KUP.

Berdasarkan ketentuan tersebut, pajak yang kurang dibayar yang timbul sebagai akibat dari pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT beserta sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 50% dari pajak yang kurang dibayar harus dilunasi oleh Wajib Pajak sebelum laporan tersendiri yang dimaksud disampaikan. Jadi, sanksi atas kekurangan pembayaran akibat pembetulan pada saat dilakukan pemeriksaan adalah sanksi kenaikan sebesar 50%.

Kesimpulannya, Wajib Pajak tentunya akan menggunakan kesempatan membetulkan SPT setelah pemeriksaan ini jika, berdasarkan hitungan, sanksi administrasi akibat pemeriksaan lebih besar dari sanksi akibat pembetulan.

Tinggalkan Balasan