4 Juli 2012,
 0

Bekerja dalam tim biasanya mempunyai konflik yang beragam karena perbedaan ketrampilan dan kapabilitas dari masing-masing individu yang terlibat. Konflik yang tidak sehat biasanya muncul bilamana ada salah satu anggota tim yang melihat bahwa dia mempunyai kualifikasi yang lebih tinggi daripada anggota tim yang lain.

Berikut ini adalah cara bagaimana mengatasi perbedaan yang mungkin timbul tanpa harus menjadikannya konflik yang tidak sehat.

  • Perlakuan atas persepsi: Mengapresiasi keahlian masing-masing anggota sehingga perbedaan persepsi diperlakukan sebagai bentuk untuk memperkaya hasil kerja tim
  • Komunikasikan alasan dari setiap curahan pikiran: Menginformasikan secara eksplisit mengenai “mengapa” ide yang disampaikan tersebut diperlukan bagi kinerja tim (buy-in).
  • Berikan kesempatan anggota untuk bicara dan merespon: Memberikan waktu anggota untuk merespon setiap pernyataan/ide yang disampaikan oleh anggota tim yang lain.

Perbedaan pendapat dalam tim adalah baik dan menjadi penting bagi setiap anggota tim untuk mengerti setiap penyataan unik dari anggota tim lain agar hasil kerja tim menjadi kaya dalam konten bukan untuk saling menjatuhkan ataupun menjadi ajang menyombongkan kapabilitas salah satu anggota tim.

Diadopsi dari Harvard Business Review “Manage Your Team’s “Dissensus”” by Heidi K. Gardner

Tinggalkan Balasan