25 Oktober 2012,
 0

Masukan MRP

Sumber gambar: Netzspannung

Ada tiga masukan utama yang diperlukan dalam mekanisme MRP, yaitu jadwal induk produksi, status persediaan, dan struktur produk. (Tersine, 1994:339)

1. Jadwal Induk Produksi (JIP)

JIP adalah suatu rencana produksi jangka pendek yang menggambarkan hubungan antara kuantitas setiap jenis produk akhir yang diinginkan dengan waktu penyediaannya. Secara garis besar, pembuatan suatu JIP biasanya dilakukan atas tiga tahapan berikut:

  1. Mengidentifikasi sumber permintaan dan jumlahnya sehingga dapat diketahui besarnya permintaan produk pada akhir setiap periode.
  2. Menentukan besarnya kapasitas produksi yang diperlukan untuk memenuhi permintaan yang telah diidentifikasikan. Perencanaan ini biasanya dilakukan pada tingkat agregat sehingga masih merupakan perencanaan global. Dalam tahap ini diidentifikasi kemampuan dari setiap sumber daya yang dimiliki untuk menentukan kesanggupan berproduksi.
  3. Menyusun rencana dari setiap produk akhir yang akan dibuat. Tahap ini merupakan penjabaran (disagregasi) dari rencana setiap produk akhir yang dibuat dan periode waktu pembuatannya. Selain itu, sumber daya yang diperlukan juga dijadwalkan.

Suatu hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyusun JIP adalah menentukan panjang horizon perencanaan (planning horizon), yaitu banyaknya periode jumlah waktu yang ingin diliput dalam penjadwalan. Panjang horizon perencanaan minimal harus mencakup periode produksi pembuatan produk dan waktu ancang-ancang (lead time) pengadaan material yang diperlukan.

2. Status Persediaan

Status persediaan menggambarkan keadaan dari setiap komponen atau material yang ada dalam persediaan, yang berkaitan dengan:

  1. Jumlah persediaan yang dimiliki pada setiap periode (on hand inventory)
  2. Jumlah barang yang sedang dipesan dan kapan pesanan tersebut akan datang (on order inventory)
  3. Waktu ancang-ancang (lead time) dari setiap item

Status persediaan ini harus diketahui untuk setiap bahan atau item dan diperbaharui setiap terjadi perubahan untuk menghindari adanya kekeliruan dalam perencanaan. Pada dasarnya, ditinjau dari segi kuantitas, status persediaan pada suatu saat t dapat dituliskan sebagai berikut:

I_t = I_{(t-1)} + Q_t - D_t

Dengan:

  • I_{(t-1)} = jumlah persediaan barang yang tersedia pada akhir periode t-1
  • I_t = jumlah persediaan barang yang dimiliki (on hand inventory) pada periode t
  • Q_t = jumlah persediaan barang yang dipesan dan akan datang pada periode t
  • D_t = jumlah kebutuhan selama periode t

Rumusan di atas akan menghasilkan i berharga positif atau negatif. Harga negatif akan memberikan indikasi bahwa persediaan barang yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sedangkan harga i positif menunjukkan bahwa persediaan barang yang ada masih cukup untuk memenuhi permintaan pada periode tersebut.

3. Struktur Produk

Yang dimaksud dengan struktur produk adalah kaitan antara produk dengan komponen-komponen penyusunnya. Informasi yang dilengkapi untuk setiap komponen ini meliputi jenis komponen, jumlah yang dibutuhkan, dan tingkat penyusunannya.

Selain dari ketiga masukan yang telah dikemukan di atas, ada pula masukan tambahan yaitu:

  1. Pesanan komponen dari perusahaan lain yang membutuhkan
  2. Peramalan atas item yang bersifat bergantungan

Keluaran MRP

Keluaran MRP sekaligus juga mencerminkan kemampuan dan ciri dari MRP sebagai berikut. (Stevenson, William J., 1999: 626)

  1. Menentukan jumlah kebutuhan material serta waktu pemesanannya dalam rangka memenuhi permintaan produk akhir yang sudah direncanakan dalam MPS.
  2. Menentukan jadwal pembuatan komponen yang menyusun produk akhir. Dengan diketahuinya jumlah kebutuhan produk akhir, MRP dapat menentukan secara tepat cara penjadwalan setiap komponen atau material sehingga ongkos yang dikeluarkan minimum.
  3. Menentukan pelaksanaan rencana pemesanan yang berarti MRP mampu memberikan indikasi kapan pembatalan atas pesanan harus dilakukan.
  4. Menentukan penjadwalan ulang produksi atau pembatalan atas suatu jadwal produksi yang sudah direncanakan.

Secara skematis, masukan dan keluaran MRP dapat dilihat di bawah ini:

Tinggalkan Balasan