5 November 2012,
 0

Sumber gambar: onesource virtual

Dengan panduan berbagai peran dan aktivitas fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), dapat dilihat dengan mudah bahwa sangat tidak mungkin setiap fungsi dapat (atau harus) secara efektif menerapkan seluruh peran dan aktivitasnya. Manajemen strategis menuntut eksekutif SDM melakukan pilihan-pilihan strategis mengenai di mana dan bagaimana mengalokasikan sumber daya ini agar semaksimum mungkin bernilai bagi perusahaan. MSDM telah dipandang sebagai mitra strategis yang memberi masukan bagi formulasi strategi perusahaan serta mengembangkan dan menyeragamkan berbagai program MSDM guna membantu pelaksanaan strategi.

Akan tetapi, agar fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam orientasinya benar-benar menjadi strategis, fungsi harus memandangnya sebagai satu kesatuan bisnis tersendiri dan terlibat dalam manajemen strategis sebagai upaya secara efektif memberikan pelayanan kepada berbagai konsumen internal. Dalam hal ini, kecenderungan yang terjadi dalam bidang MSDM konsisten dengan falsafah manajemen kualitas total, yakni bahwa eksekutif SDM melakukan pendekatan yang berorientasi pada konsumen dalam mengimplementasikan fungsinya. Dengan ungkapan lain, proses perencanaan strategis yang ditempuh di tingkat bisnis dapat pula dilaksanakan bersama fungsi MSDM.

Sebagai contoh, berikut ini adalah identifikasi karakteristik yang akan menjelaskan kualitas organisasi SDM.

  • Barang dan jasa SDM dihubungkan dengan permintaan konsumen
  • Aplikasi pelayanan internal terhubung dengan permintaan konsumen
  • Sejumlah proses produksi barang dan jasa didokumentasikan, kemudian hubungan biaya/nilai dipahami
  • Metode-metode yang andal dan proses-proses yang standar dimiliki
  • Pemborosan/ketidakefisienan dihilangkan
  • Penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan berdasarkan fakta dan data
  • Variabel sukses yang kritis diikuti, diperlihatkan, dan dipelihara
  • Para pekerja SDM dilatih dan dididik memahami alat dan prinsip-prinsip kualitas total
  • Sistem SDM telah diselaraskan dengan strategi pelaksanaan kualitas total
  • Para manajer SDM menerapkan kepemimpinan dan memberikan dukungan bagi organisasi dalam perubahan organisasi yang besar
  • Fungsi para profesional SDM adalah mitra strategis dalam mengelola bisnis dan melaksanakan prinsip-prinsip kualitas total.

Sumber: Human Resource Management: Gaining a Competitive Advantage. Noe, Hollenbeck, Gerhart and Wright.

Tinggalkan Balasan