Tentang Kami
19 September 2012,
 0

Manajemen risiko proyek adalah serangkaian proses penyusunan perencanaan manajemen risiko, identifikasi, analisis, respons, pengawasan, dan pengendalian sebuah proyek. Tujuannya adalah untuk memperbesar kemungkinan dan dampak dari peristiwa positif (peluang) dan memperkecil kemungkinan dan dampak dari peristiwa negatif dalam sebuah proyek.

Berikut ini adalah proses manajemen risiko:

  1. Merencanakan pengelolaan risiko, yaitu proses pendefinisian bagaimana manajemen risiko akan diterapkan di proyek.
  2. Mengidentifikasi risiko, yaitu proses penentuan risiko-risiko yang dapat memengaruhi proyek serta pendokumentasian karakteristiknya.
  3. Melakukan analisis risiko kualitatif, yaitu proses pembuatan prioritas risiko untuk kepentingan analisis atau tindakan selanjutnya dengan menilai dan mengombinasikan kemungkinan dan dampaknya.
  4. Melakukan analisis risiko kuantitatif, yaitu proses analisis secara numerik terkait dampak dari risiko yang teridentifikasi menyangkut tujuan proyek secara keseluruhan.
  5. Membuat rencana respons, yaitu proses menghasilkan pilihan tindakan untuk memperbesar peluang dan mengurangi hambatan terkait pencapaian tujuan proyek.
  6. Mengawasi dan mengendalikan risiko, yaitu proses pelaksanaan rencana respons, pelacakan risiko yang teridentifikasi, pengawasan risiko residual, pengidentifikasian risiko baru, dan pengevaluasian efektivitas respons risiko selama berlangsungnya proyek.

Tinggalkan Balasan