17 September 2012,
 0

Gambar: Shutterstock

Perencanaan, pengaturan, dan pengendalian arus barang, informasi, dan sumber daya lain suatu perusahaan dari hulu ke hilir tidak lepas dari pentingnya bagian yang dinamakan logistik. Bagian ini merencanakan penyediaan barang yang harus ada di gudang untuk pengiriman kepada pembeli akhir agar alur pengiriman barang tidak terhambat dan mencari pelanggan baru guna menambah daya jual perusahaan.

Dalam melaksanakan tugasnya, unit logistik biasanya dibantu beberapa bagian-bagian yaitu sistem analisis, gudang (warehouse), pembelian, tranportasi, dan distribusi.

Logistik menjadi salah satu bagian terdepan di dalam suatu bisnis karena langsung berhadapan dengan pembeli. Logistik mengatur sistem pengeluaran, pemasukan, dan penyimpanan barang.

Rencana pengiriman barang di logistik erat berhubungan dengan bagian sistem analis, Route Planner, Penata Operasional, atau banyak sebutan lainnya, yang sama-sama merencanakan pengiriman dengan memikirkan kapasitas kendaraan yang dimiliki, tonase muat kendaraan (dapat dilihat dari berat atau ukuran produk), dan jarak tempuh yang akan dilalui.

Biasanya gambaran sistem logistik yang dijalankan oleh suatu perusahaan dapat mencerminkan kinerja perusahaan. Banyak perusahaan yang memiliki modal besar akhirnya bangkrut karena tidak mempunyai sistem persediaan logistik yang mumpuni.

Tinggalkan Balasan