30 Oktober 2012,
 0

MRP merupakan suatu proses yang dinamik, yang berarti rencana yang telah dibuat perlu disesuaikan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Kemampuan untuk melakukan penyesuaian ini tergantung pada kemampuan manajemen dan sistem informasi yang ada. Secara skematis, langkah-langkah proses MRP tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini. (Fogarty, Donald W, Hoffman and Stone Braker, 1995 : 340)

Dari skema tersebut tampak bahwa ada 4 langkah dasar penyusunan MRP, yaitu netting, lotting, offseting, dan exploding.

Netting

Netting adalah proses perhitungan kebutuhan bersih untuk setiap periode selama horizon perencanaan. Secara matematis, perhitungan kebutuhan bersih dirumuskan berikut:

Dengan:

Rt : kebutuhan bersih pada suatu periode t

Dt : kebutuhan kotor pada suatu periode t

It-1 : persediaan barang pada akhir periode t

Qt : rencana penerimaan barang pada periode t

Rencana kebutuhan bersih untuk suatu komponen di suatu level akan didasarkan atas jadwal rencana pemesanan komponen atau produk yang menjadi induknya, yang disesuaikan dengan faktor penggunaan (usage factor) dari komponen tersebut untuk membentuk komponen induknya.

Lotting

Lotting adalah proses penentuan besarnya ukuran kuantitas pesanan, yang dimaksudkan untuk memenuhi beberapa periode kebutuhan bersih (Rt) sekaligus. Besarnya ukuran kuantitas pesanan tersebut dapat ditentukan berdasarkan pada jumlah pemesanan yang tetap, periode pemesanan yang tetap, atau keseimbangan antara ongkos pengadaan (set up cost) dengan ongkos simpan (carrying cost).

Offseting

Offseting adalah suatu proses penentuan saat atau periode dilakukannya pemesanan sehingga kebutuhan bersih (Rt) dapat dipenuhi. Dengan kata lain, offseting bertujuan untuk menentukan kapan kuantitas pesanan yang dihasilkan proses lotting harus dilakukan. Penentuan rencana saat pemesanan ini diperoleh dengan cara mengurangkan saat kebutuhan bersih (Rt) harus tersedia dengan waktu ancang-ancang (lead time).

Exploding

Exploding adalah proses perhitungan dari ketiga langkah-langkah di atas, yaitu netting, lotting, dan offseting, yang dilakukan untuk komponen atau item yang berada pada level di bawahnya.

Tinggalkan Balasan