30 Juli 2012,
 0

Sumber gambar: Get Free Legal Forms

Dalam pelaksanaan GCG (Good Corporate Governance), corporate secretary (sekretaris perusahaan) merupakan salah satu pemeran kunci di perusahaan. Banyak anggota masyarakat sebagai pemangku kepentingan perusahaan, atau bahkan termasuk perusahaan itu sendiri, belum menyadari strategisnya peranan dan fungsi corporate secretary.

Di bawah ini merupakan beberapa kewajiban utama corporate secretary, yaitu:

  1. Menyiapkan bahan rapat Direksi dengan Pemegang Saham, Komisaris, Komite Audit, Komisaris Anak Perusahaan, serta pejabat instansi terkait, termasuk pembuatan dan pengadministrasian risalah rapat-rapat tersebut.
  2. Mengikuti perkembangan peraturan-peraturan yang berlaku dan memastikan bahwa perusahaan mematuhi peraturan tersebut, serta memberikan informasi tersebut kepada Direksi, Komisaris, dan pimpinan Unit Kerja terkait.
  3. Menyiapkan bahan untuk Direksi mengenai hal-hal yang menjadi perhatian atau perlu persetujuan dari Pemegang Saham dan Komisaris.
  4. Menyiapkan bahan dan sarana untuk keperluan administrasi dokumen penting perusahaan, media komunikasi, dan promosi.

Tinggalkan Balasan