21 November 2012,
 0

Melanjutkan DIS saya tentang politik dan kekuasaan, sekarang saya ingin membahas konsep yang lekat dengan kekuasaan. Kekuasaan, kewenangan, dan legitimasi adalah tiga konsep yang berkaitan erat.

Kekuasaan adalah kemampuan yang dimiliki oleh suatu pihak yang digunakan untuk memengaruhi pihak lain demi mencapai apa yang diinginkan pemilik kuasa. Beberapa sumber kekuasaan adalah sarana paksaan fisik, harta benda/kekayaan, jabatan, keahlian, status sosial, popularitas pribadi, dan massa yang terorganisasi.

Kewenangan adalah hak melakukan sesuatu atau memerintah orang lain (top-down) untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu. Suatu kewenangan merupakan bentuk kekuasaan yang telah diformalkan (formal power) atau diabsahkan. Beberapa sumber kewenangan adalah tradisi keluarga darah biru, kekuatan sakral dari Tuhan/wahyu, peraturan perundang-undangan, dan keahlian IPTEK.

Legitimasi adalah keyakinan suatu kelompok bahwa wewenang yang dimiliki seseorang adalah wajar dan patut dihormati. Dalam hal ini, legitimasi terwujud pada sebuah penerimaan keputusan seorang pemimpin oleh publik (bottom-up) karena telah sesuai dengan prosedur ketentuan yang berlaku.

Kekuasaan tidak selalu memiliki keabsahan atau diakui. Oleh karena itu, seseorang yang berkuasa belum tentu dia memiliki wewenang dan legitimasi. Namun, seseorang yang berwenang sudah pasti memiliki kekuasaan dan legitimasi.

Rujukan:

  1. Leo Agustino. 2006. Politik & Kebijakan Publik.
  2. http://www.pengantarilmupolitik.blogspot.com/
  3. http://fisipol.unmuhjember.ac.id/artikel/61.html

Tinggalkan Balasan