28 November 2012,
 0

Teori Bendera Merah atau Red Flag Theory merupakan teori yang memberikan tipe-tipe bagian dan orang yang dapat menyebabkan tindakan curang. Salah satunya adalah Tone at the Top (The IIA, November 2003), yaitu tekanan dari tingkatan manajerial yang dapat menyebabkan bawahan berbuat tidak sesuai dengan aturan yang ada. Beberapa hal yang menyebabkan hal ini terjadi adalah:

1. Pertumbuhan atau keuntungan abnormal yang cepat, terutama yang berkaitan dengan industri.

2. Kelebihan hasil keuangan yang lebih baik daripada pesaing tanpa adanya perbedaan operasional yang signifikan.

3. Perubahan yang tak terjelaskan terkait tren atau hubungan laporan keuangan.

4. Usaha yang terletak di negara-negara surga pajak tanpa pemikiran bisnis yang baik.

5. Desentralisasi operasi ditambah dengan sistem pelaporan internal yang lemah.

6. Pertumbuhan laba yang dikombinasikan dengan kurangnya uang.

7. Pernyataan tentang pertumbuhan di masa depan yang terlalu optimis.

8. Penggunaan prinsip akuntansi yang sesuai persyaratan huruf (bentuk), bukan substansi, atau yang menyimpang dari praktik industri.

9. Rasio utang yang terlalu tinggi atau kesulitan dalam membayar utang.

10. Sensitivitas yang berlebihan terhadap fluktuasi tingkat bunga.

11. Transaksi akhir periode yang kompleks, tak biasa, atau signifikan.

12. Tidak adanya pelaksanaan kode etik organisasi.

13. Materi terkait transaksi pihak berelasi tidak dalam kegiatan usaha normal.

14. Kegagalan potensi bisnis dalam jangka waktu dekat,

15. Penggunaan entitas hukum yang tidak biasa, banyaknya lapisan otoritas, atau kontrak tanpa alasan bisnis yang jelas.

Rujukan: Red Flag Theory

Tinggalkan Balasan