5 September 2012,
 0

Sumber gambar: Great Leadership

Berdasarkan sifatnya, pengendalian dapat bersifat preventif, detektif, direktif, dan mitigasi. Namun, pengendalian sering kali dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Pengendalian umpan balik (feedback control) memperoleh informasi mengenai aktivitas-aktivitas yang telah selesai dijalankan. Pengendalian ini memungkinkan perbaikan di masa mendatang dengan mempelajari apa yang terjadi di masa lampau. Oleh karena itu, tindakan perbaikan terjadi setelah kejadian.
  2. Pengendalian simultan (concurrent control) menyesuaikan proses yang sedang berjalan. Pengendalian real-time ini mengendalian aktivitas pemantauan yang terjadi saat ini untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang terlalu jauh dari standarnya.
  3. Pengendalian ke depan (feedforward control) mengantisipasi dan mencegah masalah-masalah. Pengendalian ini memerlukan perspektif jangka panjang.

Pengendalian juga dapat dibagi menjadi pengendalian keuangan dan operasional (non-keuangan). Keduanya harus dikaitkan dengan tujuan dan kriteria yang ditetapkan.

  1. Pengendalian keuangan harus berdasarkan pada prinsip-prinsip akuntansi.
  2. Pengendalian operasional diterapkan pada aktivitas produksi dan pendukungnya.

Tinggalkan Balasan