20 September 2012,
 0

Sumber gambar: NVCPS

Menindaklanjuti topik DIS sebelumnya mengenai tujuh prinsip membangun internal control, maka saya akan melanjutkan lima prinsip lainnya:

3. Menyimpan pencatatan. Memiliki record data setiap prosedur dari waktu yang lampau merupakan sebuah keuntungan. Record data tersebut dapat digunakan sebagai rujukan untuk masalah pada prosedur yang terjadi. Mungkin saja masalah yang terjadi merupakan pengulangan di masa lampau.

4. Catatan aset dan pemeliharaan. Dalam internal control, jangan biarkan orang yang melakukan pemeliharaan aset dan orang yang melakukan pencatatan adalah orang yang sama. Hal itu akan memberikan peluang kepada orang tersebut untuk melakukan pemalsuan catatan.

5. Tanggung jawab setiap transaksi. Terkadang ada transaksi yang harus diselesaikan dengan proses yang panjang. Jika terjadi hal tersebut, akan lebih baik ada orang yang bertanggung jawab pada setiap proses. Hal ini dimaksudkan agar transaksi tetap terpantau dan akan jelas jika terjadi kesalahan.

6. Teknologi. Teknologi dapat bekerja lebih akurat dan tanpa berhenti (24 jam/hari) sehingga dapat meningkatkan sistem internal kontrol suatu perusahaan.

7. Pemantauan berkala. Perusahaan perlu memantau sistem internal kontrol mereka secara berkala.

http://www.ehow.com/info_8186913_seven-principles-internal-control.html

Tinggalkan Balasan