16 Juli 2012,
 0

Sumber gambar: Responsible Investor

Dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), Pemegang Saham merupakan salah salah satu pemeran kunci perusahaan. Pemegang Saham sering dianggap hanya sebagai pemilik bukan pengurus di perusahaan. Justru karena pemegang saham sebagai pemilik, mereka harus dapat mengelola perusahaan dengan baik agar perusahaan dapat terus berkembang. Berikut ini merupakan contoh hak-hak dan kewajiban Pemegang Saham:

Hak Pemegang Saham:

  • Menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS berdasarkan ketentuan satu saham memberi hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan satu suara;
  • Memperoleh informasi material mengenai perusahaan secara tepat waktu dan teratur, agar memungkinkan seorang Pemegang Saham untuk membuat keputusan penanaman modal berdasarkan informasi yang dimilikinya mengenai sahamnya dalam perusahaan;
  • Menerima sebagian dari keuntungan perusahaan yang diperuntukkan bagi Pemegang Saham, dalam bentuk dividen dan pembagian keuntungan lainnya.

Kewajiban Pemegang Saham:

  • Memberikan pengesahan dalam RUPS atas hal-hal berikut: Business Plan, Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP), Rencana Kerja Program Kemitraan, serta Laporan Tahunan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perusahaan;
  • Melakukan pembinaan kepada perusahaan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku berdasarkan, namun tidak terbatas pada, prinsip-prinsip GCG, yaitu TransparencyAccountabilityResponsibilityIndependencyFairness (TARIF).

Tinggalkan Balasan