10 Juli 2012,
 0

Sumber gambar: Inti Kreasindo Printing

Faktur pajak standar adalah faktur pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak dengan ketentuan yaitu bentuk dan ukuran faktur pajak standar disesuaikan dengan kepentingan PKP. Setiap faktur pajak standar harus menggunakan kode faktur pajak yang diberikan oleh kepala KPP kepada wajib pajak yang telah dikukuhkan sebagai PKP. Dalam faktur pajak standar harus dicantumkan keterangan tentang penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) meliputi :

  • Nama, alamat dan NPWP yang menyerahkan BKP atau JKP.
  • Nama, alamat dan NPWP pembeli BKP atau JKP.
  • Nama BKP atau JKP.
  • Harga jual/penggantian/uang muka/termmin (Rp.).
  • Potongan harga
  • Dasar Pengenaan Pajak
  • PPN = 10%xDPP
  • Kode, nomor seri dan tanggal pembuatan faktur pajak
  • Nama, jabatan dan tandatangan yang berhak menandatangani faktur pajak.

Faktur pajak standar paling sedikit dibuat dalam rangkap dua yaitu :

  • Lembar ke-1 : untuk pembeli BKP atau penerima JKP sebagai bukti pajak masukan.
  • Lembar ke-2 : untuk PKP yang menerbitkan faktur pajak standar sebagai bukti pajak keluaran.

Berikut terlampir juga contoh bentuk faktur pajak standar.

Tinggalkan Balasan