25 Juli 2012,
 0

Sumber gambar: Market Research Facts

Diskusi kelompok terarah (DKT) atau focus group discussion (FGD) pada dasarnya adalah wawancara yang dilaksanakan dalam kelompok untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sudut pandang. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan FGD, yaitu (1) jumlah peserta optimum berkisar antara 5 hingga 10 orang, (2) para peserta sebaiknya memiliki karakteristik yang hampir sama atau homogen, serta (3) dinamika kelompok perlu dikembangkan.

FGD sebaiknya dilakukan bila:

  1. Pemahaman dari berbagai sudut pandang perlu dikumpulkan
  2. Kesenjangan atau hambatan komunikasi antarkelompok perlu dijembatani
  3. Fakta yang lebih detail dan kaya perlu diungkap
  4. Data hasil temuan perlu diverifikasi

FGD sebaiknya dihindari bila:

  1. Topik yang dibahas mengandung beban emosional
  2. Aspek yang diungkap terlalu kritis/rentan
  3. Kurang ekonomis atau terlalu mahal
  4. Materi yang dibahas mengandung informasi rahasia/konfidensial

Peran-peran yang terdapat dalam suatu FGD antara lain adalah fasilitator, peserta, pengamat, dan pencatat. Fasilitator bertugas memfasilitasi diskusi para peserta, yaitu orang-orang yang diundang untuk mengemukakan sudut pandangnya tentang topik bahasan. Pengamat (observer) bertugas melakukan observasi selama FGD, sedangkan pencatat bertugas mencatat dan merekam setiap pembicaraan yang terjadi.

FGD kerap diperlukan dalam berbagai proyek yang kita lakukan. Peran yang kita ambil biasanya adalah sebagai fasilitator. Berikut beberapa keterampilan yang diperlukan oleh fasilitator FGD:

  1. Keterampilan mengungkap permasalahan
  2. Keterampilan memotivasi dan menstimulasi
  3. Kepekaan dalam menyimpulkan dan menarik benang merah

Rujukan: Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial (hlm. 146–152). Jakarta: Salemba Humanika.

Tinggalkan Balasan