1 Oktober 2012,
 1

Sumber gambar: JPMI

Deposito adalah sejenis tabungan yang ditawarkan oleh bank kepada masyarakat. Deposito biasanya memiliki jangka waktu tertentu sewaktu uang di dalamnya tidak boleh diambil oleh nasabah. Deposito baru bisa dicairkan sesuai dengan tanggal jatuh temponya, biasanya deposito memiliki tanggal jatuh tempo 1, 3, 6, atau 12 bulan. Deposito yang dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo akan dikenakan penalti.

Deposito juga dapat diperpanjang otomatis dengan menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over). Deposito akan diperpanjang setelah jatuh tempo, sampai pemiliknya mencairkan depositonya. Bunga deposito biasanya lebih besar dari bunga tabungan biasa. Bunga dapat diambil setelah jatuh tempo atau dimasukan kembali ke pokok deposito untuk didepositokan lagi pada periode berikutnya.

Jadi, apabila kita berniat menggunakan uang tersebut dalam jangka waktu yang pendek, sebaiknya kita menggunakan tabungan biasa. Dengan menggunakan tabungan biasa, dana kita sewaktu-waktu bisa diambil tanpa harus dikenakan denda. Apa pun jenis tabungan yang akan digunakan, yang lebih penting kita tidak menyimpan uang di bawah kasur atau di bawah bantal karena menyimpan uang di bank lebih aman dan menguntungkan.

One response on “Deposito

  1. Security di Bawah mengatakan:

    “menyimpan uang di bank lebih aman dan menguntungkan”.
    Menurut pendapat saya tidak selalu menguntungkan. Kenapa? Karena jika uang kita sedikit dan di tabung di bank, bunga tabungan dengan uang administrasi lebih besar uang administrasi. Ini akan berakibat pada jumlah uang tabungan kita semakin lama semakin berkurang.
    Sebagi contoh dapat dilihat di http://www.klikbca.com/OnlineApplication/Openaccount/tahapan.html

    Bunga tahapan BCA jika uangnya di bawah Rp 1.000.000,00 adalah 0% tetapi administrasinya Rp 12.000,00. Jika uang kita hanya segitu-segitu saja tentu lama-lama uangnya habis kenap potong >.<
    Ya tidak Nov?

Tinggalkan Balasan