15 Oktober 2012,
 0

Sumber gambar: OnCalc

Risiko fluktuasi nilai tukar mata uang sering kali menjadi masalah bagi banyak perusahaan, begitu pula bagi ekonomi suatu negara. Berikut ini merupakan contoh yang dapat digunakan untuk memahami pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang terhadap tingkat pengangguran di suatu negara.

  • Apabila rupiah menguat terhadap dolar AS, pembelian barang AS oleh konsumen di Indonesia akan meningkat karena akan terasa lebih murah. Sementara itu, konsumen AS akan mengurangi permintaan pembelian barang Indonesia karena harga produk Indonesia menjadi tinggi. Kondisi ini akan membuat tingkat produksi di Indonesia menurun. Akibatnya, tingkat pengangguran pun akan meningkat di Indonesia.
  • Apabila tingkat pengangguran di Indonesia terus meningkat, permintaan Indonesia terhadap barang impor akan menurun. Hal ini akan menyebabkan tekanan semakin ke atas terhadap nilai tukar rupiah.

Rujukan: ilearning.com

Tinggalkan Balasan