30 Agustus 2012,
 0

Sebelum menjelaskan CodeIgniter, saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai framework. Framework adalah kumpulan dari fungsi-fungsi dan kelas-kelas yang sudah siap untuk digunakan. Dengan adanya framework, programmer tidak perlu membuat fungsi dan kelas dari awal. Kita dapat mencari framework dalam bahasa pemrograman apa pun.

CodeIgniter adalah framework untuk bahasa pemrograman PHP. Sebagai iklan selewat saja, iRisQ yang dimiliki oleh APB dibangun dengan bahasa pemrograman PHP. Mari kita kembali ke topik awal, dalam framework CodeIgniter ini akan dijumpai istilah MVC. MVC itu singkatan dari Model, Viewer, dan Controller.

  1. Model, biasanya berhubungan langsung dengan database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, namun tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
  2. View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data kepada user. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
  3. Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.[1]

Rujukan dari: http://id.wikipedia.org/wiki/CodeIgniter

Tinggalkan Balasan