8 Oktober 2012,
 0

Sumber gambar: ABS

Dewan Direksi merupakan sumber dari keseluruhan arahan untuk dan kewenangan pada manajemen. Dewan Direksi juga memiliki tanggung jawab tertinggi untuk melakukan pengawasan.

Tanggung jawab lainnya adalah untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang berkepentingan, baik yang secara langsung terlibat dalam bisnis (seperti pelanggan, karyawan, dan pemasok), tidak langsung terlibat dalam bisnis (investor), maupun yang memiliki pengaruh terhadap bisnis (regulator dan kompetitor).

Dewan Direksi harus memastikan pemenuhan ekspektasi dari pihak yang berkepentingan dan penghindaran dari hasil-hasil yang tidak memuaskan. Hasil-hasil tersebut dapat berupa hasil:

  1. Keuangan (misalnya laba per saham atau kewajiban pajak)
  2. Dasar kepatuhan (misalnya pelanggaran terhadap kode etik atau keterlibatan dalam tuntutan hukum)
  3. Operasional (misalnya penggunaan atau perlindungan aset yang efisien)
  4. Strategis (misalnya kekuatan merek dagang atau kepuasan pelanggan)

Tinggalkan Balasan