19 September 2012,
 0

Gambar: eHow

Salah satu alat terpenting dalam pengendalian mutu statistik (statistical quality control) adalah bagian kendali Shewhart (shewhart control chart), yang dinamakan demikian karena teknik ini dikembangkan oleh Dr. Walter A. Shewhart pada tahun 1920-an sewaktu ia bekerja pada Bell Telephone Laboratories.

Kemampuan teknik Shewhart terletak pada kemampuannya untuk memisahkan sebab-sebab terusut dari keseragaman mutu (quality variation). Hal ini memungkinkan dilakukannya diagnosis dan koreksi terhadap banyak gangguan produksi dan sering kali pula dapat meningkatkan mutu produk serta mengurangi bagian yang rusak (spoilage) dan pengerjaan ulang (rework). Lebih dari itu, dengan mengidentifikasi beberapa keseragaman mutu sebagai keseragaman acak yang tak terhindarkan, bagan kendali dapat memberitahu kapan suatu proses harus dibiarkan begitu saja dan karenanya dapat mencegah frekuensi tindakan penyesuaian yang tak perlu yang cenderung menambah keseragaman proses dan bukan menurunkannya.

Peta kendali merupakan alat ampuh dalam mengendalikan proses, asalkan penggunaannya dipahami dengan baik dan benar. Ada beberapa kegunaan peta kendali, yaitu sebagai berikut:

  1. Menentukan apakah suatu proses berada dalam pengendalian. Dengan demikian, peta-peta kontrol (kendali) digunakan untuk mencapai suatu keadaan terkendali, saat semua nilai rata-rata dan range dari sub-sub kelompok contoh berada dalam batas-batas pengendalian.
  2. Memantau secara terus menerus sepanjang waktu agar proses tetap stabil secara statistikal dan hanya mengandung variasi penyebab umum.
  3. Menentukan kemampuan proses (process capability) setelah proses berada dalam pengendalian, batas-batas variasi proses dapat ditentukan.

Tinggalkan Balasan