18 Oktober 2012,
 0

Sumber gambar: The Heart of Innovation

Pengambilan keputusan bukanlah suatu hal yang mudah. Kenapa? Karena setiap pengambilan keputusan, sebijak apa pun itu, akan mungkin memunculkan pro dan kontra. Terlebih jika keputusan yang akan kita ambil memiliki dampak yang cukup besar terhadap suatu bisnis perusahaan. Kita akan dibuat pusing saat memikirkannya. Berikut 7 langkah dalam pengambilan keputusan:

1. Jangan takut mengambil keputusan

Hidup ini selalu diwarnai oleh pilihan. Saat kita menunda-nunda untuk memutuskan pilihan mana yang akan kita pilih, akan tiba saatnya sewaktu kita tidak memiliki pilihan lagi. Tentu semuanya tidak menginginkan hal seperti itu terjadi.

2. Jangan mengambil keputusan secara emosional

Saat akan mengambil sebuah keputusan, akan lebih baik jika pikiran dan hati kita sedang tenang. Apabila kita mengambil keputusan saat hati sedang galau, biasanya keputusan yang kita ambil pun tidak jauh dari kegalauan.

3. Tidak perlu menunda-nunda waktu

Ada pepatah yang mengatakan, “Waktu yang terbuang untuk mengerjakan suatu pekerjaan hari ini tidak bisa dibayar besok, karena esok hari sudah memiliki pekerjaan lain.” Oleh sebab itu, janganlah menunda-nunda waktu karena pengambilan keputusan tidak bisa hanya melalui proses satu malam saja.

4. Kumpulkan informasi dan data sebanyak-banyaknya

Semakin banyak data dan informasi yang kita kumpulkan akan semakin baik. Data dan informasi tersebut dapat berguna saat berargumentasi mengenai keputusan yang kita ambil.

5. Analisis data yang sudah dikumpulkan

Gunakan analisis yang tajam dalam mengolah data yang sudah susah payah Anda kumpulkan. Ambil keputusan yang paling bijaksana dan memiliki risiko paling kecil. Anda juga masih perlu mengawasi pelaksanaan keputusan tersebut satu demi satu.

6. Pastikan tenggat waktu keputusan harus diambil

Jangan sampai keputusan yang kita ambil sudah kedaluwarsa atau sudah terlambat.

7. Tetapkan kriteria keputusan

Tetapkan dengan jelas kriteria atau kualifikasi keputusan yang harus Anda ambil. Misalnya, keputusan tersebut harus menguntungkan karyawan dan perusahaan atau keputusan tersebut tidak memberatkan semua pihak.

Sumber: onthespot

Tinggalkan Balasan